Jumat, 02 Oktober 2015

Mesin Kopi Espresso/The Espresso Maker


Mesin Kopi Espresso

Bagi pecinta kopi espresso atau espresso geek, kopi espresso mungkin adalah teman nongkrong yang pas apalagi di saat seperti sekrang ini yang bisa dibilang setiap hari ada hujan. Espresso adalah minuman yang berasal dari ekstraksi kopi yang sudah digiling dengang cara menyemburkan air panas di bawah dengan tekanan tinggi. Nama Espresso senderi awal mulanya berasal dari bahasa Italia yang memiliki arti express atau cepat dalam bahasa Indonesia. 


Hal ini dikarenakan kebutuhan akan penyajian cepat kepada pelanggan. Lebih dari enam ratus komponen zat kimia terkandung di dalam setiap cangkir espresso termasuk diantaranya terdapat gula, zat kafein, kandungan protein, emulsi minyak kopi, koloid, dan partikel kopi dalam suspensi dengan gelembung gas kecil. Ada juga di dalam espresso yang disebut dengan crema, yaitu busa keemasan yang terdiri dari minyak, senyawa protein dan gula yang mengambang di permukaan. Sistem espresso diperoleh ketika 45 ml air disemburkan melewati 7 hingga 9 gram kopi bubuk pada temperature + 90°C dengan tekanan 9 atmosfer. 

Banyak penikmat espresso hanya mengetahui kelezatan kopi in dan kemungkin banyak yang belum tahu mengenai sejarah mesin espresso. Pada tahun 1901 seorang bernama Luigi Bezzera mematenkan mesin espresso untuk pertama kalinya. Pada awalnay mesin ini disebut oleh Luigi Bezzera dengan sebutan Tipo Gigante. Kemudian mesin espress mengalami perubahan nama menjadi Pavoni Ideale pada tahun 1905 saat Desidero Pavoni membeli hak paten mesin espresso tersebut. Pada awal generasinya, mesin espresso ini lebih mirip dengan mesin penyeduh kopi style moka. 

Perubahan nama mesin espresso ini menjadi Gaggia Crema Caffe terjadi pada tahun 1947. Generasi ketiga inilah yang menjadi mesin espresso pertma yang bisa dengan baik menghasilkan tekanan tinggi yang stabil dan konsisten yang dibutuhkan dalam pembuatan kopi espresso. Kemudahan penggunaan dan terjangkaunya harga di pasaran menjadikan mesin espresso generasi ketiga, Gaggia Crema Caffe, ini sangat cocok untuk penggunaan secara komersil.  

Di pasaran sekarang ini, mesing espresso yang beredar tidaklah semuanya benar-benar mesin espresso karena banyak yang pada dasarnya mesin kopi style moka diberi nama mesin espresso. Hal ini mungkin dikarenakan peminat espresso lebih banyak sehingga untuk mensiasati penjualan digantilah nama kopi style moka tersebut menjadi espresso. 

Cara Kerja Mesin Kopi Espresso

Cara kerja mesini ini hampir sama dengan mesin espresso, yaitu berdasarkan pada tekanan uap untuk menekan air melalui bubuk kopi namun  tekanan uap yang dihasilkan hanya mampu menghasilkan tekanan mencapai 1,5 BAR atau 50 PSI.  Satu mesin espresso yang bagus harus menghasilkan tekanan minimum 9 BAR atau 135 PSI untuk menekan air melalui hamparan bubuk kopi yang halus dan padat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar